80 Persen Warga Bekasi Meninggal Saat Jalani Isoman

oleh -51 views
ilustrasi hotel di Kota Bekasi / kabarbekasi

Bekasi – Sebanyak 80 persen warga Kabupaten Bekasi yang menjalani isolasi mandiri di rumah meninggal dunia. Hal itu diungkapkan Penjabat Bupati Bekasi Dani Ramdan.

“Kondisi rumah mereka tempat menjalani isolasi tidak referesentatif, atau tidak memadai,” kata Dani.

Baca juga: Langgar PPKM Level 4, Tiga Perusahaan di Bekasi Didenda Sebesar Rp22 Juta

Untuk itu, kata Dani, pihaknya sudah berkordinasi dengan pihak pengelola kawasan industri untuk bisa menyiapkan lokasi isolasi terpusat bagi karyawan. Termasuk keluarga karyawan dan warga sekitar yang terpapar COVID-19.

“Yang terpapqr COVID-19 lebih dominan diisolasi di rumah, sehingga terjadi penurunan kondisi, masuk rumah sakit sudah telat, dan akhirnya angka kematian naik,” katanya.

Baca juga: Dani Ramdan Ditunjuk Sebagai Penjabat Bupati Bekasi

Makanya, kata dia, Pemerintah Kabupaten Bekasi mengambil langkah untuk setiap pasien COVID-19 akan difasilitasi di tempat isolasi terpusat.

“Pemda sudah menyewa hotel-hotel, dan kami mendorong perusahaan agar menyediakan tempat isolasi terpusat secara gotong royong dari dana CSR perusahaan,” katanya.

Kini, kata dia, pihaknya sudah rapat bersama perusahaan dan pihak pengelola kawasan industri. (cil)

Tentang Penulis: Kabar Bekasi

Gambar Gravatar
Kabarbekasi.ID menyajikan berita aktual dan akurat seputar Bekasi. Dilaporkan langsung oleh para reporter kami di lapangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.