Connect with us

Keluarga Batalkan Otopsi Balita Korban Dugaan Penganiayaan Ibu Tiri di Bekasi

ilustrasi

Berita

Keluarga Batalkan Otopsi Balita Korban Dugaan Penganiayaan Ibu Tiri di Bekasi

BEKASI – Pihak keluarga akhirnya membatalkan rencana otopsi terhadap jenazah balita berinisial QSH alias Sena (4), korban dugaan penganiayaan di Tarumajaya, Kabupaten Bekasi. Alasannya, keluarga tidak ingin proses pemakaman semakin tertunda.

Nenek korban, Tati, mengatakan keluarga semula menyetujui otopsi. Namun, setelah mendapat informasi bahwa pemeriksaan baru dapat dilakukan pada Kamis (16/7/2026) sekitar pukul 09.00 WIB, keluarga memutuskan membatalkannya.

“Kalau diotopsi harus menunggu sampai pagi. Kami kasihan sama anaknya, jenazahnya sudah bengkak dan membiru,” ujar Tati.

Menurutnya, kondisi jenazah yang sudah terlalu lama menunggu membuat keluarga memilih segera membawa Sena ke kampung halamannya untuk dimakamkan.

Hal senada disampaikan ibu kandung korban, Santi. Ia mengaku awalnya menyetujui otopsi setelah berkoordinasi dengan penyidik Polres Metro Bekasi. Namun, keputusan itu berubah setelah mengetahui jadwal pemeriksaan harus menunggu hingga pagi.

“Awalnya saya memang ingin diotopsi, tetapi setelah dijelaskan baru bisa dilakukan sekitar pukul 09.00 WIB, kami kasihan karena kondisi anak saya sudah bengkak dan badannya mulai membiru. Akhirnya kami sepakat membatalkan otopsi,” katanya.

Meski otopsi dibatalkan, Santi mengatakan penyidik telah memastikan proses hukum terhadap pelaku tetap berjalan.

“Kami mendapat penjelasan bahwa proses hukumnya tetap berjalan meskipun otopsi dibatalkan. Karena itu keluarga akhirnya sepakat tidak melanjutkan otopsi,” ujarnya.

Jenazah Sena dimakamkan di Kampung Along, Desa Guradog, Kecamatan Curugbitung, Kabupaten Lebak, Banten, pada Kamis pagi. Keluarga berharap kasus dugaan penganiayaan yang menyebabkan meninggalnya korban tetap diproses secara hukum dan pelaku mendapat hukuman sesuai ketentuan yang berlaku.

Sebelumnya, bocah perempuan berusia 4 tahun diduga menjadi korban penganiayaan yang dilakukan ibu tirinya berinisial DM (19). Korban kini menjalani perawatan intensif di RSUD Koja, Jakarta Utara, setelah ditemukan mengalami sejumlah luka di tubuhnya.

Kabarbekasi.ID menyajikan berita aktual dan akurat seputar Bekasi. Dilaporkan langsung oleh para reporter kami di lapangan.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lainnya di rubrik Berita

To Top