Connect with us

Proses Pergantian Sekda Cuma Akal-akalan, yang Jadi Adik Ipar Wali Kota Bekasi

ilustrasi

Berita

Proses Pergantian Sekda Cuma Akal-akalan, yang Jadi Adik Ipar Wali Kota Bekasi

BEKASI – Bursa pencalonan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bekasi disinylir akan didominasi kepentingan keluarga. Pasalnya, empat calon yang digadang-gadang sebagai pengganti Juanedi adalah adik ipar Wali Kota Bekasi.

“Kita sudah tahu semua, ini cuma akal-akalan, pasti yang dipilih adik iparnya,” kata Ketua LSM Trinusa Maksum Al Fariji.

Pria yang disapa Mandor baya ini mengaku, pengaturan skor nilai para peserta open bidding juga sudah terlihat. Nantinya, kata Mandor akan dipilih sanak keluarganya yang memiliki nilai tertinggi.

“Semua sudah diatur, nilai tertinggi dan siapa yang dipilih itu sudah ada ditangan, proses ini cuma basa-basi,” jelasnya.

Lebih jauh dijelaskan Mandor, apabila memang tidak ada pengaturan sebaiknya dibuka secara transparan. Lagipula, memposisikan adik ipar menjadi orang nomor tiga itu tidak etis.

“Kelihatan dari awal, istrinya dipindahkan dulu dari Dinas Kesehatan, biar suaminya bisa menjadi Sekda. Kalau mau fair buka secara transparan dong prosesnya,” jelasnya.

Seperti yang diketahui, berdasarkan pengumuman Nomor:800.12.6/04-Pansel.JPTP-SD/2026, ada empat pejabat yang dinyatakan memenuhi syarat seleksi Administraso dan rekam jejak seleksi terbuka pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama.

Mereka diantaranya, Arief Maulana yang saat ini menjabat Kepala Dinas Tata Ruang, Dinar Faizal Badar yang menjabat sebagai asisten administrasi umum, Dede Tito Ismanto pejabat dari luar daerah, dan Mohammad Solikhin, yang sekarang menjabat Kepala Bapenda.

Kabarbekasi.ID menyajikan berita aktual dan akurat seputar Bekasi. Dilaporkan langsung oleh para reporter kami di lapangan.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lainnya di rubrik Berita

To Top