Connect with us

DLH Kota Bekasi Bersama KP2C dan TNI Pantau Kondisi Kali Bekasi

Petugas Gabungan sisir Kali Bekasi / kabarbekasi.id

Berita

DLH Kota Bekasi Bersama KP2C dan TNI Pantau Kondisi Kali Bekasi

BEKASI – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi menggandeng Komunitas Peduli Sungai Cileungsi dan Cikeas (KP2C) serta Tim Marinir TNI AL untuk melakukan penyusuran Daerah Aliran Sungai (DAS) Kali Bekasi, Kamis.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari langkah pemantauan dan pengawasan kondisi lingkungan di sepanjang aliran sungai. Tim juga melakukan penelusuran untuk mengetahui potensi sumber pencemaran yang dapat memengaruhi kualitas Kali Bekasi.

Dalam pelaksanaannya, penyusuran dilakukan menggunakan empat perahu dengan melibatkan sejumlah unsur, mulai dari pemerintah daerah, komunitas pemerhati lingkungan hingga personel TNI AL.

Tim memulai perjalanan dari ruas Sungai Cileungsi yang berada di wilayah Kota Bekasi. Penyusuran kemudian dilanjutkan mengikuti aliran Kali Bekasi hingga kawasan Delta Pekayon. Dari hasil pemantauan langsung di lapangan, tim tidak menemukan indikasi sumber pencemaran yang berasal dari aktivitas industri di sepanjang rute penyusuran.

Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup dan Penegakan Hukum (PPKLH-PH) DLH Kota Bekasi, Wulan Agustina, mengatakan pengawasan terhadap kondisi Kali Bekasi akan terus dilakukan secara berkala.

Menurutnya, upaya menjaga ekosistem sungai membutuhkan keterlibatan berbagai pihak agar potensi pencemaran dapat diketahui dan ditangani sejak dini.

“DLH Kota Bekasi akan terus berkomitmen untuk menjaga ekosistem kali, khususnya di wilayah administrasi Kota Bekasi, dengan melakukan pengawasan bersama unsur pemerintah, komunitas lingkungan, dan Tim Patroli TNI,” tegas Wulan.

Sementara itu, Ketua KP2C, Puarman, menjelaskan bahwa penyusuran dilakukan untuk melihat langsung kondisi Kali Bekasi sekaligus memastikan apakah terdapat aktivitas yang berpotensi menjadi sumber pencemaran.

Pemantauan tersebut juga diarahkan untuk menelusuri kemungkinan adanya saluran pembuangan ilegal yang masuk ke aliran sungai. “Kami tidak menemukan pipa-pipa siluman atau aktivitas pembuangan limbah industri di Kali Bekasi,” ujar Puarman. (adv/humas)

Kabarbekasi.ID menyajikan berita aktual dan akurat seputar Bekasi. Dilaporkan langsung oleh para reporter kami di lapangan.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lainnya di rubrik Berita

To Top