Connect with us

Akses Keluar Masuk Wilayah Bekasi Diawasi, Polisi Endus Modus Pemudik

Berita

Akses Keluar Masuk Wilayah Bekasi Diawasi, Polisi Endus Modus Pemudik

kabarbekasi – Ruas jalan arteri, tol hingga jalur alternatif akan dijaga ketat 24 jam oleh ratusan petugas kepolisian Kabupaten Bekasi. Hal itu dilakukan untuk demi mengunci wilayah Kabupaten Bekasi saat kebijakan larangan mudik Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah pada 6 Mei hingga 17 Mei 2021.

“Akses keluar masuk akan ditutup bagi mereka yang ingin melakukan perjalanan mudik,” kata Kapolres Metro Bekasi Kabupaten, Kombes Hendra Gunawan.

Baca juga: Dampak Larangan Mudik, Ramai-ramai Warga Bekasi Batalkan Sewa Rental Mobil

Dia meyakini tidak akan ada pemudik yang lolos dari penyekatan di wilayahnya. Apalagi, Kabupaten Bekasi menjadi wilayah pertahanan terakhir sebagai lintasan pemudik di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

“Kabupaten Bekasi ini jadi pertahanan terakhir, makanya kami lakukan penyekatan, total ada 514 personil yang bersiaga, ” ujarnya.

Baca juga: Nekat Datang ke Bekasi Siap-siap di Karantina 5 Hari, Ini Aturannya

Sebenarnya, penyekatan ini tidak jauh berbeda dengan apa yang sudah dilakukan tahun lalu. Hanya saja, tahun 2021 akan lebih ketat lagi. Bahkan, petugas sudah mengendus modus mereka yang tetap nekat mudik.

“Modusnya itu-itu juga, ada yang towing, kendaraan logistik, ngumpet di WC bus, bagasi bus, lintasi jalur tikus, atau perahu eretan itu,” ujarnya.

Untuk pos penyekatan terjadi di tujuh titik di antaranya, Cibarusah, Kedungwaringin, Setu, Jembatan Cibeet, dan tiga gerbang tol yakni Cikarang Barat, Cibatu, dan Cikarang Pusat. “Akan ada sanksi yang melanggar dalam penyekatan nanti,” katanya. (cil)

Kabarbekasi.ID menyajikan berita aktual dan akurat seputar Bekasi. Dilaporkan langsung oleh para reporter kami di lapangan.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lainnya di rubrik Berita

To Top